Kyai Chumaidi, bapak TPQ
Perkembangan pendidikan baca tulis al-Qur’an di tengah masyarakat saat ini tumbuh pesat bak buih di tepi pantai. Semula metode baca tulis Al-Qur’an diajarkan dengan cara dieja huruf perhuruf berubah menjadi metode langsung perlafadz tanpa eja. Suasananya pun yang semula dikenal dengan ngaji kampung dikembangkan menjadi ngaji TPQ dengan kemasan menarik, dilengkapi dengan kegiatan-kegiatan seperti evaluasi caturwulan , penerimaan rapor, sidang tahsis , dan wisuda. Perubahan metode ajar tersebut menjadikan minat masyarakat untuk menitipkan anaknya belajar Al-Qur’an di TPQ semakin meningkat. Masyarakat kota yang biasanya tidak memikirkan anaknya untuk belajar Al-Qur’an pun akhirnya tertarik. Kondisi ini menjadikan lembaga TPQ semakin berkembang pesat di kota Pekalongan dan sekitarnya, dan pencapaian itu semua tidak bisa terlepas dari peran Almaghfurlah Drs. KH. M. Chumaidi ZM , maka sangat wajar jika beliau dikenal sebagai bapaknya TPQ. Bapak TPQ yang biasa disapa pak Chumaidi in...