Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Sejarah Penemuan Metode Qiraati oleh KH. Dahlan Salim Zarkasyi

Gambar
  KH. Dahlan Zarkasyi, penemu metode Qiro'ari. Foto:  istimewa . Metode Qiraati telah menjadi salah satu metode yang paling populer dalam mempelajari Al-Qur'an di Indonesia. Buku panduan Qira'ati kini menjadi pedoman wajib di ribuan  Taman Pendidikan Al-Qur'an  (TPQ) dan lembaga pendidikan nonformal di seluruh nusantara. Qiraati adalah metode pengajaran membaca Al-Qur'an yang fokus pada hasil bacaan siswa dengan kualitas " mujawwad murattal ," yaitu pembacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid. Selain menekankan pada mutu bacaan siswa, metode ini juga memastikan kualitas pengajaran dengan memberlakukan sertifikasi atau  syahadah  (ijazah).  Hanya pengajar yang memiliki sertifikat yang diizinkan untuk mengajar di lembaga-lembaga yang mengajarkan Qiraati, dan lembaga tersebut pun harus memiliki sertifikat resmi untuk menyelenggarakan pembelajaran menggunakan metode ini. Proses pembelajaran Qiraati dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat dasar hingga ...

Metode Qira'ati dan sang penggagas

Gambar
Sebelumnya mohon maaf saya menulis artikel ini bukan berarti saya menguasai tentang metode qiro'ati, mungkin saja anda adalah sebaliknya orang yang mahir memahami dan mempraktekkan tentang metode tersebut bahkan mungkin sudah memiliki ijazah pengajar metode qiro'ati (syahadah). artikel ini saya tulis hanya sebagai pemahaman secara umum tentang metode qiro'ati untuk lebih jelas dan rinci terkait metode tersebut silahkan anda menghubungi rumah rumah qur'an atau sebutan lainnya ditempat anda masing masing. Profil & Alamat Metode Membaca Qur'an Qiro'ati Metode baca Al Qur’an Qiroati  ditulis dan disusun oleh  KH Dachlan Salim Zarkasyi  (wafat 2001 M) dari Semarang, Jawa Tengah. Metode yang menyebar dengan izin Allah sejak awal 1963-an, ini memungkinkan anak-anak  mempelajari Al Qur’an secara cepat dan mudah . KH. Dachlan Salim Zarkasyi, Penemu Metode Qiroati Kiai Dachlan  yang mulai mengajar al-Qur’an pada 1963, merasa metode baca al-Qur’an yang ada belum memada...

Mengenal Metode Qiraati: Cara Mudah Belajar Al-Qur'an

Pada awalnya,   K.H. Dahlan Salim Zarkasy   mengajarkan anak-anaknya membaca Al-Qur'an dengan metode yang benar. Sebagai seorang pedagang yang sering berpindah tempat, beliau tetap selalu menyempatkan diri untuk sholat berjamaah di masjid atau musholla. Dari pengalaman inilah, K.H. Dahlan merasa resah mendengar banyak orang yang membaca Al-Qur'an dengan cara yang salah namun dianggap benar. Padahal, membaca Al-Qur'an memiliki aturan, yaitu harus bertajwid dan dibaca dengan tartil. Perkembangan Metode Qiraati  Konsep Qiraati ini telah diikuti oleh jutaan orang, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Metode ini berbeda dengan metode lain karena sangat terorganisir, mulai dari tingkat pusat di Semarang hingga ke kecamatan yang langsung berinteraksi dengan berbagai lembaga pengajaran. Sebelum membahas lebih lanjut tentang konsep pembelajaran Qiraati, mari kita pahami dulu struktur dan mekanisme lembaganya yang terhubung dari pusat hingga tingkat kecamatan. Syarat Berdirinya...

Sejarah Perkembangan Qiroati, Metode Membaca Al Qur'an Populer di Indonesia

Gambar
 Suasana MMQ 2022 Qiroati di Semarang.  Metode Qiroati saat ini sudah sangat populer di kalangan muslim di indonesia sebagai salah satu metode membaca Al-Qur'an.  Penyusun metode Qiroati ini adalah KH Dahlan Salim Zarkasyi yang berasal dari kota Semarang Jawa Tengah. Sejarah Qiroati Berikut sejarah perkembangan Qiroati yang disarikan dari Ceramah KH. Ahmad Suhari dalam acara MMQ ke 22 di Semarang, Minggu (20/3/2022). Metode Qiroati ini disebut bermula dari keprihatinan KH Dahlan Salim Zarkasyi melihat perkembangan pengajian Al Qur'an yang ada di kebanyakan tempat menggunakan metode Bagdadi, yaitu model ejaan  alif fathah a, alif kasrah i. Kyai Dahlan merasa prihatin karena bacaan yang dihasilkan menurutnya kurang sempurna, dan proses belajarnya terlalu lama dan bertele-tele, sehingga berusaha menyusun metode atau cara membaca Al Qur'an yang cepat dan tepat.  Sosok kyai Dahlan disebut sederhana, berprofesi awal sebagai penjual minyak tanah keliling dari suatu tem...

Mengenal KH. Dahlan Salim Zarkasy, Founder Metode Qiroati

Gambar
Beberapa metode konvensional dalam belajar membaca al-Qur’an yang sering ditemui adalah Qaidah Baghdadiyah dan metode  iqra . Namun belakangan ini hadir berbagai macam metode belajar membaca al-Qur’an yang turut meramaikan proses pembelajaran baca al-Qur’an diantaranya metode Juz Amma, Bagdadiyyah dan Iqra, metode Ummi, metode Tabarak, metode Yanbu’a dan metode Qiroati. Fenomena munculnya beberapa metode tersebut menandakan bahwa metode baca al-Qur’an terus mengalami perkembangan. Dalam tulisan ini penulis hanya ingin membahas terkait metode Qiroati saja. Hal ini dikarenakan dalam dua minggu ini penulis dan teman-teman pondok lainnya sedang fokus belajar membaca al-Qur’an dengan menggunakan metode tersebut. Belajar metode baca al-Qur’an bukanlah pengalaman pertama bagi penulis. Sebelumnya penulis pernah belajar metode Yanbu’a ketika nyantri di Kudus. Oleh sebab itu ketika pertama kali belajar metode Qiroati penulis tidak terlalu kaget karena menurut penulis kedua metode ini memilik...

sejarah metode Qiroati

  Metode Qiroati   diciptakan oleh  KH. Dachlan Salim Zarkasyi  dari Semarang pada tahun 1960-an, dimulai tahun 1963, sebagai respons atas metode baca Al-Qur'an yang dianggap kurang efektif   (terlalu banyak teori, kurang praktik tartil). Metode ini menekankan bacaan Al-Qur'an yang lancar, cepat, tepat, dan benar sesuai tajwid tanpa teori panjang, dikemas dalam buku-buku sederhana (10 jilid) yang dipraktikkan langsung, dan menjadi cikal bakal TPA/TPQ pertama di Indonesia.   Latar Belakang & Motivasi Kelemahan Metode Lama:  KH. Dachlan melihat metode yang ada (seperti Baghdadiyah) lebih banyak hafalan dan teori daripada praktik tajwid yang benar, terutama untuk anak-anak. Kebutuhan Praktis:  Ia ingin menciptakan metode yang praktis agar anak-anak dan masyarakat awam bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar dan benar sesuai kaidah tajwid dengan cepat.   Proses Penyusunan Dimulai Tahun 1963:  KH. Dachlan mulai menyusun metode ini, yang memb...